Semesta menganugerahkan kekuatan tak terbatas lewat langit. Langit seolah menyerahkan semua yang ia miliki untuk senantiasa memeluk hatiku dan hatimu dengan cinta yang tak terbatas.
Saat pagi datang matahari memberi energi kepada jiwa yang baru saja terbangun. Langit pagi menyuguhkan aneka warna dan rasa setiap harinya. Matahari menghantar energi kehangatan, garis langit timur yang memerah keemasan dan awan-awan cantik mewarnai jiwa yang muram. Langit tetap saja menampakkan keindahaan yang agung, langit biru tak berbatas, yang kemudian menjelma kembali seperti warna pagi. Kemegahan langit jingga di garis langit barat yang menggairahkan, menyentuh sendi-sendi jiwa. Matahari memesona memberi waktu untuk menatapnya dalam-dalam untuk berbincang, bercengkerama, bermanja. Aku hanya bisa menangis. Bagiku, tangisku adalah bahasa paling sempuna untuk mengungkap semua rasa.
Senja bergulir. Langit malam mulai berkelip. Hei… kamu, mereka!! Itu kamu dan teman-teman. Kalian adalah sahabat abadiku. Kau tahu? apa yang tampak di langit malam adalah keajaiban. Keindahan yang tak terukur. Aku tak akan sanggup menyampaikan kepadamu apa yang aku rasakan. Hanya hati dan jiwaku yang tahu. Tapi aku yakin, kau tahu apa yang aku rasakan. Kuedarkan pandangku ke setiap sisi langit dan satu bintang. Kamu. Aku melambaikan tangan, memanggilmu, memandangmu, tersenyum padamu. Aku selalu memberi senyum terbaikku untukmu. Menciummu lewat pendar cahaya bulan, membagi energi. Kau tahu, energi itu dititipkan oleh semesta lewat langit dan harus kubagi kembali denganmu. Kau sendiri adalah bagian dari langit yang telah memberiku energi. Takdir membuat kita saling berbagi.
Langit. Awan, matahari pagi dan sore, bintang-bintang, bulan dan semua yang tampak di langit penuh dengan keajaiban. Keajaiban yang sering kali membuat kita kagum atas apa yang kita alami.
Awan berarak, terbang terbawa angin dan dengan suka cita menjelma menjadi hujan. Aku selalu mendapati pesan yang titipkan lewat hujan. Hujan senantiasa membawa kesejukan, menghapus resah dan gundah. Bersama mentari, hujan kadang berkonspirasi mengejutkan. Mencipta pelangi yang menakjubkan. Warna warni yang mewakili semua warna jiwa. Aku ingin meniti pelangi bersamamu, di langit yang tak berbatas. Mencapai tempat tertinggi, tempat yang kita inginkan. Di sana… somewhere. Kita akan selalu berbagi. Selamanya.. Selama langit masih ada.